Nasional

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Seskab Teddy Paparkan Capaian

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026. - dok BPMI Setpres
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026. - dok BPMI Setpres

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diisi program prioritas di bidang pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, investasi, hingga hilirisasi industri. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/10/2026), bersama cuplikan video capaian dua tahun pemerintahan Prabowo.

Teddy membagikan cuplikan tersebut lewat akun Instagram-nya. "Sekilas cuplikan, dua tahun pertama kerja nyata untuk negeri," ujarnya. Video itu dibuka dengan pembentukan Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2024.

Di dalam video, Prabowo menekankan sejak awal pentingnya kesetiaan kepada bangsa dan negara serta pengelolaan kekayaan nasional untuk pelayanan kepada rakyat. "Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik semua kekayaan kita, kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita," kata Presiden.

Capaian pangan tampil lebih dulu. Pemerintah mencatat swasembada pada delapan komoditas pangan dan cadangan pangan 5,2 juta ton, yang disebut tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis tercatat telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.

Di sektor pendidikan, pemerintah menyebut 265 Sekolah Rakyat telah hadir dan 43 ribu anak jalanan kembali bersekolah. Sebanyak 30 ribu sekolah direnovasi, 288.180 layar interaktif dibagikan ke sekolah di berbagai daerah, dan insentif guru honorer naik 30 persen.

Untuk kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis disebut telah memberikan 108 juta layanan. Pemerintah juga membangun 22 rumah sakit baru.

Pada perumahan dan kawasan masyarakat, 400 ribu rumah dilaporkan selesai diperbaiki dan 100 Kampung Nelayan Merah Putih dikembangkan. Infrastruktur penunjangnya mencakup lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, dan 3.000 titik air bor baru. Di sektor energi, pemerintah mengklaim swasembada lewat BBM Solar B50, sedangkan layanan keagamaan diperkuat dengan pembangunan Kampung Haji.

Nilai investasi selama dua tahun tercatat Rp 3.923 triliun dengan penyerapan 5.485.944 tenaga kerja. Hilirisasi, yakni pengolahan bahan mentah di dalam negeri agar bernilai tambah, berjalan lewat peletakan batu pertama 26 proyek. Salah satunya proyek baterai kendaraan listrik yang dalam video disebut terbesar di Asia Tenggara.

Dari sisi pengelolaan keuangan negara, pemerintah mencatat penyelamatan kekayaan negara lebih dari Rp 54,8 triliun dan pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp 218,3 triliun. Penutupan 290 BUMN disebut menghemat sekitar Rp 50 triliun setiap tahun. Seluruh angka itu bersumber dari catatan pemerintah dalam video, bukan hasil verifikasi pihak independen.

Prabowo menegaskan pekerjaan pemerintah masih panjang. Capaian dua tahun pertama dijadikan pijakan untuk melanjutkan program dan agenda pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

Teddy menutup keterangannya dengan menyatakan pengabdian pemerintah akan terus berlanjut. "Dua tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," tuturnya.