Ekbis

IHSG Ambles 11,57?lam Sehari, Terdalam Sejak Krisis 1998 Imbas Usulan MSCI

Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 11,57 persen dalam sehari pada Jumat (16/10/2026), penurunan terdalam sejak krisis 1998, setelah penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengusulkan reklasifikasi pasar modal Indonesia ke Standalone Markets (kategori pasar mandiri). IHSG kembali ke level 5.185,11, dan sejak awal tahun sudah terperosok 40,04 persen.

IHSG Terperosok ke Level 5.185,11

Usulan MSCI itu langsung direspons negatif pasar. Dengan koreksi sedalam itu, IHSG menjadi salah satu indeks berkinerja paling buruk di dunia, bahkan lebih buruk daripada indeks bursa negara-negara yang sudah berada di kategori Standalone Markets.

Dalam keterangan resminya, MSCI menyebut usulan penurunan status ini bertolak dari penilaian terhadap transparansi dan tata kelola pasar saham Indonesia. Menurut lembaga tersebut, keduanya belum menunjukkan perbaikan memadai sejak Februari 2026.

Siapa Saja Anggota Standalone Markets

Kategori ini diperuntukkan bagi dua jenis pasar: pasar baru yang masuk radar MSCI, dan pasar saham yang mengalami penurunan signifikan pada aksesibilitas, ukuran, atau likuiditas. Menurut laman resmi MSCI, ada 12 negara di dalamnya.

  • Kawasan Amerika: Argentina, Jamaika, Panama, serta Trinidad & Tobago.
  • Kawasan EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika): Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Lebanon, Malta, Nigeria, Palestina, Ukraina, dan Zimbabwe.

Jika usulan itu diputuskan, Indonesia menjadi satu-satunya negara kawasan Asia Pasifik (APAC) di daftar tersebut.

Lebih Buruk dari Pasar Mandiri

Dari 12 negara itu, tujuh mencatat kinerja indeks saham positif sejak awal tahun, sedangkan lima lainnya turun. Data IDNFinancials menunjukkan indeks Nigeria, NGX All Share Index, melonjak 59,16 persen sejak awal 2026. Indeks Zimbabwe, ZSE All Share Index, meroket 72,08 persen, dan indeks Bulgaria, SOFIX, naik 30,14 persen.

Penurunan terbesar di kelompok itu justru dialami indeks Lebanon, BLOM, yang hanya merosot 14,45 persen sejak awal tahun. Angka tersebut masih jauh di bawah koreksi 40,04 persen yang dialami IHSG.

Kapitalisasi Pasar Jauh Lebih Besar

Dari sisi ukuran, kapitalisasi pasar IHSG tercatat US$604,6 miliar per kuartal III 2026, menurut data Sustainable Stock Exchange Initiatives (SSEI). Nilai itu jauh melampaui bursa Nigeria dengan US$86,16 miliar, Zimbabwe US$28,59 miliar, dan Bulgaria US$16,89 miliar.

Data kinerja indeks bersumber dari Bloomberg, TradingView, dan TradingEconomics per pukul 00.30 WIB, Sabtu (17/10/2026). Data Trinidad & Tobago serta Bosnia & Herzegovina tidak tersedia.