Internasional

Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia, Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga

Alvin Tedjo
Alvin Tedjo

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia dan Tionghoa, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, dalam pemilihan pada Senin (26/10/2026). Berdasarkan hitung cepat hampir seluruh suara, ia unggul atas petahana Carolyn Parrish dan mantan Wali Kota Mississauga Bonnie Crombie. Kemenangan itu ikut menyorot latar belakang keluarganya yang berasal dari Indonesia.

Hasil sementara yang dirilis pemerintah kota dan dikutip Global News mencatat Tedjo meraih 74.479 suara hingga pukul 23.30 waktu setempat. Parrish mengantongi 51.853 suara. Crombie, yang kini memimpin Partai Liberal Ontario, mengumpulkan 43.191 suara.

Sebelum maju, Alvin Tedjo baru satu periode duduk di dewan kota untuk wilayah Clarkson dan Lorne Park. Ia pernah bekerja sebagai staf bidang politik di kantor pemerintah daerah.

Di situs resminya, Tedjo mengeklaim sejumlah capaian selama di dewan kota: transportasi umum gratis bagi anak-anak, kemudahan membangun lebih banyak hunian, serta perluasan ruang terbuka hijau, taman anjing, dan jalur pejalan kaki. Ia juga menyebut telah memperluas pilihan tempat penampungan tunawisma, mendukung bank pangan, melegalkan street hockey (hoki jalanan), dan dua kali memberikan suara untuk menurunkan pajak.

Media Kanada, Urban Mag, melaporkan bahwa orang tua Tedjo menetap di Mississauga ketika ia berusia empat tahun, setelah meninggalkan Indonesia sekitar 1970-an.

"Orang tua saya berimigrasi ke sini dari belahan dunia lain demi mencari kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah bagi keluarga kami," kata Tedjo.

Ayahnya, Anto Tedjo alias Anto Arifin, lahir di Padang, Sumatera Barat, dan tercatat lulusan kedokteran gigi Universitas Trisakti, Jakarta. Menurut Mississauga News edisi 1 Agustus 2019, Anto bermigrasi ke Kanada pada 1970. Ia kemudian bekerja sebagai dokter gigi di sejumlah klinik, salah satunya di Dundas Street West, Unit 4, Mississauga. Ibunya bernama Angela M Tedjo. Keduanya merupakan pasangan Tionghoa-Indonesia.

Di Mississauga pula Tedjo mulai dikenal publik. Dikutip The Toronto Star, saat duduk di bangku SMA ia menjabat ketua OSIS dan menjadi anggota komite penasihat pemuda untuk wali kota. Pada pertengahan 1990-an, ia bertemu Hazel McCallion, wali kota saat itu, setelah meraih penghargaan Warga Muda Terbaik Tahun Ini (Young Citizen of the Year). Tedjo mengaku mendapat dorongan dari McCallion untuk terjun ke politik.

Soal alasan mencalonkan diri, ia menyebut "rasa kepemilikan dan kepedulian" terhadap komunitasnya sebagai pendorong utama.

Tedjo tinggal di kawasan Clarkson bersama istrinya, Rebecca, yang bekerja di dunia medis dan dikenal menjaga privasi meski suaminya aktif di politik lokal. Jumlah anak pasangan itu tercatat berbeda di sumber yang ada: satu anak dalam satu keterangan, tiga anak dalam laporan lain.

Dalam situsnya, Tedjo berjanji membawa energi dan gagasan baru untuk menjawab persoalan yang paling dirasakan warga. "Saya akan berfokus pada keterjangkauan biaya hidup dan keamanan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa Mississauga menjadi tempat tinggal yang semakin baik bagi semua orang," paparnya.