ANTAM Rombak Direksi dan Komisaris, Siapkan Mesin Baru untuk Hilirisasi

ANTAM Rombak Direksi dan Komisaris, Siapkan Mesin Baru untuk Hilirisasi

AkalMerdeka.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merombak jajaran direksi dan dewan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (10/6/2026). Perubahan ini dilakukan di tengah upaya perusahaan memperkuat organisasi dan menghadapi tantangan bisnis pertambangan yang semakin kompetitif.

Selain pergantian sejumlah posisi strategis, ANTAM juga melakukan penyesuaian struktur kepemimpinan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya mineral, hilirisasi, pengembangan usaha, hingga pengelolaan keuangan dan risiko.

ANTAM Perkuat Struktur Manajemen Lewat RUPST 2025

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari langkah perusahaan memperkuat soliditas organisasi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

“Sebagian dari upaya memperkuat organisasi dan menjawab tantangan bisnis ke depan. RUPST tahun 2025 telah menetapkan perubahan susunan pengurus perusahaan dengan keputusan RUPST,” ujar Untung dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, jajaran direksi dan komisaris yang baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak perusahaan dalam meningkatkan daya saing di industri pertambangan global.

Baca Juga :  Rasionalisasi Teknologi: Analisis Keunggulan Samsung Galaxy A57 di Segmen Mid-Range

Perubahan ini juga mencerminkan fokus ANTAM untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mengoptimalkan nilai tambah dari sumber daya mineral yang dikelolanya.

Arini Kasmira Masuk Jajaran Direksi

Salah satu perubahan penting dalam RUPST kali ini adalah pengangkatan Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Arini menggantikan Arianto Sabtonugroho Rudjito yang diberhentikan dengan hormat dari jabatannya.

Selain itu, Hartono yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi dan Produksi kini dipercaya menempati posisi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral.

Pergeseran tersebut menunjukkan perhatian perusahaan terhadap penguatan pengelolaan aset mineral sebagai fondasi utama bisnis ANTAM.

Hilirisasi Tetap Jadi Agenda Strategis

Struktur direksi terbaru ANTAM juga memperlihatkan kuatnya fokus perusahaan pada agenda hilirisasi mineral.

Hal itu terlihat dari keberadaan posisi Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir yang kini dijabat I Dewa Bagus Sugata Wirantaya.

Bagi perusahaan tambang, hilirisasi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga upaya menciptakan nilai tambah yang lebih besar dari komoditas mineral sebelum dipasarkan.

Baca Juga :  Rupiah Jeblok ke Rp17.600, DPR Kritik Anomali Pertumbuhan Ekonomi RI

Strategi tersebut menjadi semakin penting karena industri pertambangan nasional saat ini bergerak menuju penguatan rantai pasok dalam negeri dan pengembangan produk bernilai tambah.

Komisaris dan Direksi Baru Diharapkan Perkuat Daya Saing

Selain perubahan di level direksi, RUPST juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto dari jabatan komisaris yang berlaku sejak 19 Desember 2025.

Manajemen berharap susunan pengurus yang baru dapat memperkuat pengambilan keputusan strategis dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan ke depan.

“Dalam periode ini, bersama dengan jajaran direksi dan dewan komisaris yang merupakan figur-figur profesional yang memiliki kompetensi, integritas, dan visi besar untuk membawa ANTAM melangkah lebih jauh, memberikan nilai tambah yang besar, dan berkontribusi lebih nyata bagi negara,” kata Untung.

Di sektor pertambangan, perubahan jajaran pengurus sering menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arah strategi perusahaan, termasuk pengembangan proyek, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko.

Susunan Direksi dan Komisaris ANTAM Terbaru

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Untung Budiharto
  • Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
  • Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
  • Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Handi Sutanto
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arini Kasmira
  • Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri
Baca Juga :  Analisis S&P: Rasio Pembayaran Bunga Utang Indonesia Lampaui Ambang Batas

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Irwandy Arif
  • Komisaris: Ellen Setiadi
  • Komisaris Independen: Ridwan
  • Komisaris: Rudy Sufahriadi
  • Komisaris: Aryanto Wibowo
  • Komisaris Independen: Pius Lustrilanang

Dengan struktur baru tersebut, ANTAM menargetkan penguatan organisasi sekaligus menjaga momentum pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri pertambangan dan tuntutan peningkatan nilai tambah mineral nasional.

Doni Jatnika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *