Banjir Jakarta Picu Macet Tol Dalam Kota, BMKG Ingatkan Hujan Lebat hingga 14 Januari 2026

Banjir Jakarta Picu Macet Tol Dalam Kota, BMKG Ingatkan Hujan Lebat hingga 14 Januari 2026

akalmerdeka.id – Banjir Jakarta akibat hujan deras sejak dini hari memicu kemacetan tol dalam kota dan gangguan transportasi publik. BMKG menetapkan peringatan cuaca ekstrem hingga 14 Januari 2026. banjir hari ini memperlihatkan keterkaitan erat antara cuaca ekstrem versi BMKG dan kerentanan sistem transportasi ibu kota.

Tol Dalam Kota Padat Imbas Genangan Air

Mengacu pada situasi terkini, banjir Jakarta kembali berdampak langsung ke lalu lintas. Kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah ruas tol dalam kota, terutama di titik keluar menuju jalan arteri yang tergenang air.

Menurut Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, kepadatan paling terasa di kawasan Podomoro, Sunter, hingga Rawa Bokor. “Kalau padat itu Podomoro, Sunter, yang keluar-keluar itu karena arterinya banjir, jadinya dia padat di tol,” kata dia, Senin (12/1/2026).

Dalam realitas di lapangan, genangan terparah tercatat di Rawa Bokor dengan ketinggian air mencapai 60 cm. Akibatnya, akses keluar Rawa Bokor dari Tol Cengkareng ditutup sementara dan arus kendaraan dialihkan ke arah bandara.

Baca Juga :  Strategi Pengamanan Humanis 7.728 Personel di Pasar Murah Lapangan Ikada

Transjakarta dan Mikrotrans Terdampak Banjir

Pada saat yang sama, banjir Jakarta juga menghantam layanan transportasi publik. Transjakarta menghentikan sementara sejumlah rute operasional, termasuk Koridor 10 PGC–Tanjung Priok yang dipersingkat hingga Cempaka Putih.

Jakarta Barat, Timur hingga Selatan Banjir, Lalu Lintas Macet
Jakarta Barat, Timur hingga Selatan Banjir, Lalu Lintas Macet

Tak hanya itu, belasan rute Mikrotrans serta rute pengumpan seperti 1A, 3C, hingga 12H tidak dapat melayani pelanggan karena genangan air di jalur yang dilalui. Penghentian ini telah berlangsung sekitar 1 jam sejak diumumkan.

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Hingga 14 Januari

Di sisi lain, BMKG mencatat dinamika atmosfer yang meningkatkan potensi hujan di Jabodetabek. Dalam pembacaan sementara, hujan sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi hingga 14 Januari 2026.

Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” tulis BMKG dalam peringatan dini terbarunya.

Dampak Berlapis di Transportasi Perkotaan

Yang jadi sorotan, banjir Jakarta tidak hanya memicu genangan, tetapi juga berujung pada kemacetan panjang di Tol Jakarta–Tangerang hingga 2 kilometer. Efek langsungnya terasa bagi pengendara yang tertahan di jalur utama sejak pagi.

Baca Juga :  Banjir Sumatera: Bantuan Korban Masuk Fase Lanjutan, Pemerintah Siapkan Kompensasi Rumah

Egi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *