Ada Event Besar di GBK Akhir Pekan Ini, Pengguna Jalan Diminta Hindari Kawasan Senayan

Ada Event Besar di GBK Akhir Pekan Ini, Pengguna Jalan Diminta Hindari Kawasan Senayan

AkalMerdeka.id – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Senayan dan Gelora Bung Karno (GBK) pada 6-7 Juni 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul digelarnya sejumlah kegiatan berskala nasional dan internasional secara bersamaan yang diperkirakan menarik puluhan ribu pengunjung.

Berdasarkan proyeksi Dishub DKI, jumlah pengunjung di kawasan GBK mencapai sekitar 37.800 orang pada Sabtu (6/6) dan meningkat menjadi sekitar 43.000 orang pada Minggu (7/6). Lonjakan mobilitas tersebut berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Senayan.

Pengunjung GBK Diperkirakan Tembus 43 Ribu Orang

Kawasan GBK menjadi pusat berbagai kegiatan besar pada akhir pekan ini. Tingginya jumlah pengunjung membuat Dishub DKI menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan petugas telah disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan mengawasi area parkir.

“Kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan penyelenggara kegiatan,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (5/6).

Baca Juga :  Ikan Sapu-Sapu dan Paradoks Kegagalan Ekologi Perairan Jakarta

Menurutnya, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

“Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan,” lanjutnya.

Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif

Dishub DKI mengingatkan bahwa kepadatan tidak hanya akan dirasakan di dalam kawasan GBK, tetapi juga berpotensi meluas ke ruas jalan di sekitar Senayan.

Karena itu, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di lokasi kegiatan disarankan menyesuaikan rute perjalanan dan mencari jalur alternatif. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas sekaligus memperlancar mobilitas pengunjung maupun pengguna jalan lainnya.

Sebagai antisipasi, Dishub telah menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional apabila volume kendaraan meningkat secara signifikan.

Pengalihan arus juga disiapkan bagi kendaraan yang datang dari berbagai arah, baik dari Selatan, Utara, Barat, maupun Timur menuju kawasan GBK.

Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Berbeda dengan penutupan jalan permanen, rekayasa lalu lintas yang diterapkan bersifat fleksibel dan akan menyesuaikan kondisi aktual di lapangan.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Capai 95 Cm, Pasar Minggu Terdampak Terparah

Artinya, perubahan arus kendaraan bisa dilakukan sewaktu-waktu apabila terjadi penumpukan kendaraan di titik tertentu. Karena itu, pengguna jalan disarankan memperhatikan informasi lalu lintas terbaru sebelum melakukan perjalanan menuju kawasan Jakarta Pusat.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran kegiatan di GBK dan aktivitas masyarakat yang melintas di sekitar kawasan tersebut.

10 Kantong Parkir Disiapkan untuk Pengunjung

Selain pengaturan lalu lintas, Dishub DKI juga menyiapkan 10 kantong parkir resmi di kawasan GBK guna mengurangi potensi parkir liar di badan jalan.

Lokasi parkir yang disediakan meliputi:

  • Plaza Tenggara
  • Plaza Selatan
  • Istora
  • Elevated Selatan
  • Elevated Utara
  • Akuatik
  • Lapangan ABC
  • Stadion Madya
  • Masjid Albina
  • Lapangan Softball

Total kapasitas yang tersedia mencapai 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua.

Dengan jumlah pengunjung yang diperkirakan mencapai 43 ribu orang pada puncak kegiatan, kawasan Senayan berpotensi menjadi salah satu titik dengan mobilitas tertinggi di Jakarta pada akhir pekan ini.

Karena itu, penggunaan transportasi umum, pemanfaatan kantong parkir resmi, serta pemilihan jalur alternatif menjadi langkah yang dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.

Baca Juga :  Insiden Penyerahan SK Fadli Zon: Cermin Retaknya Tata Kelola Keraton Surakarta

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama berlangsungnya berbagai kegiatan di kawasan GBK,” kata Budi.

Egi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *