Pesawat PK-RCY Insiden di Balinggama, Pilot Dilaporkan Meninggal

Pesawat PK-RCY Insiden di Balinggama, Pilot Dilaporkan Meninggal
Personel TPNPB-OPM berpose di bangkai pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) dibakar di kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Intan Jaya, Papua, Rabu (6/1/2026) - dok Dok TPNPB-OPM

AkalMerdeka.id – Pesawat PK-RCY milik PT AMA dilaporkan mengalami insiden di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis, 2 Juli 2026. Pesawat perintis itu sebelumnya terbang dari Bandara Wamena dengan membawa 1 pilot dan 7 penumpang.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menerima laporan awal dari Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Wamena. Pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, dilaporkan meninggal dunia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan pesawat berangkat dari Bandara Wamena pukul 06.30 WIT. Pesawat kemudian dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pukul 06.46 WIT.

“Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa.

Pesawat PK-RCY Mendarat, Komunikasi Pos Area Terputus

Pesawat PK-RCY sempat melaporkan telah mendarat di Balinggama. Namun, setelah laporan pendaratan itu diterima, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus.

Kemenhub menyatakan belum memperoleh informasi awal yang menunjukkan kondisi keamanan di sekitar lapangan terbang tidak kondusif sebelum penerbangan dilakukan. Informasi cuaca pada rute penerbangan juga dilaporkan dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Jalan Cepu-Randublatung Rusak Parah, Benarkah Harus Menunggu Prioritas Ekonomi?

“Namun demikian, berdasarkan laporan awal, tidak terdapat penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat,” ucap Lukman.

Laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena kemudian menyebutkan pilot Nicholas F. Goselin meninggal dunia. Kemenhub belum menyimpulkan penyebab kejadian karena masih menunggu konfirmasi dari aparat berwenang.

“Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang,” kata Lukman.

Kronologi Awal Insiden di Balinggama

WaktuKeterangan
06.30 WITPesawat berangkat dari Bandara Wamena membawa 1 pilot dan 7 penumpang.
06.46 WITPesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama.
Setelah mendaratKomunikasi dari pos area lapangan terbang dilaporkan terputus.
Laporan awalPilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.

PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman. Verifikasi kronologi diperlukan untuk memastikan fakta di lapangan, termasuk kondisi setelah pesawat mendarat.

Dalam insiden penerbangan perintis seperti ini, informasi awal perlu dibaca dengan hati-hati. Ada perbedaan besar antara laporan awal, hasil verifikasi teknis, dan kesimpulan aparat berwenang.

Baca Juga :  Kasus Impor HP Bekas Ilegal, 30 Pegawai Bea Cukai Juanda Diperiksa

Kemenhub Koordinasi dengan Operator dan Aparat

Ditjen Perhubungan Udara menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Kemenhub juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.

Koordinasi lintas pihak menjadi penting karena penerbangan perintis di wilayah Papua Pegunungan memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat. Banyak daerah bergantung pada akses udara untuk penumpang, logistik, layanan dasar, dan hubungan antarwilayah.

Namun, fungsi vital itu juga menuntut kepastian keselamatan dan keamanan operasional. Setiap insiden perlu ditangani dengan data lengkap agar langkah berikutnya tidak hanya cepat, tetapi juga tepat.

Kemenhub menegaskan proses pendalaman masih berjalan. Sampai ada keterangan resmi lanjutan, penyebab insiden pesawat PK-RCY di Balinggama belum dapat disimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *