Dirut BULOG Sidak Produsen Minyakita PT KMR Usai Keluhan di Beberapa Daerah

Dirut BULOG Sidak Produsen Minyakita PT KMR Usai Keluhan di Beberapa Daerah

Karang Anyar, AkalMerdeka.id – Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani melakukan sidak ke fasilitas produksi Minyakita PT KMR pada Sabtu (27/6/2026). Peninjauan ini dilakukan setelah muncul keluhan masyarakat soal produk Minyakita yang diduga berbau menyerupai solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan.

Keluhan tersebut muncul di beberapa daerah, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri. BULOG kemudian memeriksa langsung proses produksi PT Kusuma Mukti Remaja, mulai dari bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk.

Dirut BULOG Cek Produksi Minyakita PT KMR

Dalam sidak tersebut, Ahmad Rizal Ramdhani meninjau alur produksi untuk memastikan standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas benar-benar diterapkan oleh produsen. Pemeriksaan juga dilakukan pada kondisi fasilitas produksi dan penyimpanan.

Langkah ini dilakukan karena Minyakita yang disalurkan kepada masyarakat merupakan bagian dari komoditas pangan yang harus memenuhi standar kualitas. Saat produk diduga bermasalah, pengawasan tidak cukup berhenti pada distribusi, tetapi perlu menelusuri titik produksi.

Kasus ini menjadi perhatian setelah masyarakat melaporkan adanya aroma tidak wajar pada produk Minyakita. Dalam laporan sebelumnya, persoalan serupa juga terjadi di Wonogiri, seperti dalam artikel Minyakita Bau Minyak Tanah di Kismantoro Wonogiri.

Baca Juga :  Indonesia Kantongi Pendanaan AIIB US$17 Miliar di Beijing

Produk Terindikasi Bau Solar Ditarik dari Warga

Berdasarkan pemeriksaan awal, BULOG menemukan produk Minyakita produksi PT KMR yang terindikasi berbau menyerupai solar. Atas temuan itu, Dirut BULOG memerintahkan penarikan seluruh produk yang telah diterima masyarakat.

“BULOG tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk Minyakita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik,” tutur Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani.

Produk yang ditarik akan diganti dengan produk lain yang memenuhi standar mutu. BULOG menyebut proses penarikan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta pihak terkait.

Langkah penggantian ini penting karena masyarakat penerima bantuan pangan tidak boleh menanggung risiko dari produk yang diduga bermasalah. Hak penerima tetap harus dilindungi, baik dari sisi keamanan pangan maupun kepastian penggantian.

Sampel Minyakita PT KMR Diuji Laboratorium

Selain menarik produk, BULOG juga memerintahkan pengujian laboratorium terhadap sampel Minyakita PT KMR. Uji ini dibutuhkan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya bau menyerupai solar pada produk tersebut.

Baca Juga :  Analisis: Strategi Monetisasi Meta di Balik WhatsApp Plus

“Selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya,” kata Ahmad Rizal Ramdhani.

Hasil laboratorium akan menjadi dasar bagi BULOG untuk menentukan langkah lanjutan dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga bisa memperbaiki titik lemah dalam rantai pasok.

Langkah BULOGTujuan
Sidak ke fasilitas PT KMRMemeriksa proses produksi, pengemasan, dan penyimpanan
Penarikan produkMencegah produk terindikasi bermasalah tetap dikonsumsi warga
Penggantian produkMelindungi hak masyarakat penerima bantuan pangan
Uji laboratoriumMemastikan penyebab masalah secara ilmiah

Kasus ini memberi pesan kuat bahwa pengawasan pangan bantuan harus berjalan dari hulu ke hilir. Pemeriksaan mutu tidak cukup dilakukan ketika produk sudah sampai ke warga, tetapi harus diperkuat sejak bahan baku masuk, proses produksi berjalan, hingga produk disimpan dan didistribusikan.

BULOG menyatakan akan memperkuat pengawasan bersama para mitra agar seluruh komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.

Baca Juga :  Paradoks Kesejahteraan Industri AI di Balik Ancaman Mogok Massal Samsung

Doni Jatnika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *