Warga Perbaiki Jalan Veteran Medan dengan Swadaya, Pemerintah Siapkan Perbaikan Permanen

Warga Perbaiki Jalan Veteran Medan dengan Swadaya, Pemerintah Siapkan Perbaikan Permanen
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau langsung kondisi Jalan Veteran di kawasan Pasar IX, perbatasan Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deliserdang, (30/07/2026)

Medan, AkalMerdeka.id – Kerusakan Jalan Veteran di kawasan Pasar IX, perbatasan Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deliserdang dan Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, membuat warga turun tangan memperbaiki jalan secara mandiri sebelum pemerintah melakukan penanganan. Aksi gotong royong warga yang menggunakan dana pribadi dan bantuan material dari dermawan itu mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Jalan yang menjadi akses aktivitas harian masyarakat tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah titik terlihat berlubang dengan kedalaman yang membahayakan pengguna jalan, terutama ketika permukaan jalan tergenang air.

Sebelum pemerintah turun melakukan perbaikan, puluhan warga Desa Manunggal memilih bergerak sendiri. Mereka membawa cangkul dan alat sederhana untuk meratakan bagian jalan yang rusak agar akses kendaraan dan aktivitas warga bisa kembali lebih aman.

Warga Gotong Royong Karena Jalan Rusak Mengganggu Aktivitas

Aksi perbaikan jalan dilakukan pada Sabtu (25/7/2026). Warga memperbaiki ruas jalan yang rusak sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB dengan menggunakan material tanah dan batu atau sirtu.

Material tersebut berasal dari bantuan seorang dermawan setempat yang mendatangkan sekitar 10 truk sirtu untuk membantu memperbaiki kondisi jalan.

Alex, salah satu warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan dirinya terdorong ikut memperbaiki jalan karena kerusakan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Ciamis, Ponsel Disita

“Sabtu kami gotong royong memperbaiki Jalan Veteran yang rusak dari jam 9 pagi sampai jam 1 siang. Ramailah yang bantu, begitu pula dengan warga dusun,” kata Alex.

Menurutnya, perbaikan tersebut bukan hanya soal memperbaiki fasilitas umum, tetapi juga bentuk kepedulian warga terhadap akses yang digunakan bersama setiap hari.

“Saya terdorong sukarela ikut bekerja sama karena jalan jelek itu jalan kita juga. Makanya saling membantu kita,” lanjutnya.

Jalan Rusak Sudah Berlangsung Lama

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengakui kondisi Jalan Veteran bukan persoalan baru. Kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan ketika dirinya masih menjabat sebagai Wali Kota Medan.

Bobby mengatakan, saat masih memimpin Pemerintah Kota Medan, pengajuan perbaikan jalan tersebut pernah dilakukan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun, saat itu penanganan belum masuk dalam anggaran yang tersedia.

“Memang jalan ini sudah sangat lama, bahkan kalau boleh jujur kami juga pernah mengajukan jalan ke Pemprov (saat menjadi Wali Kota Medan), namun kita tahu dari Pemprov sebenarnya perbaikan jalan ini tidak masuk,” ujar Bobby.

Dalam kunjungannya ke lokasi, Bobby menyampaikan apresiasi kepada warga yang lebih dulu melakukan perbaikan secara swadaya. Ia juga meminta maaf karena pemerintah baru dapat melakukan pengerjaan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Mahasiswa Turun ke Jalan, Buruh Pilih Tidak Demo, Ini Alasannya

“Pertama terimakasih kepada masyarakat yang secara mandiri memperbaiki jalan ini. Gerakan sosial ini saya apresiasi. Tentunya kami memohon maaf kalau dari pemerintah pengerjaan baru bisa dilakukan sebulan lagi (Agustus mendatang),” katanya.

Pemerintah Siapkan Perbaikan Jalan Beton dan Pelebaran

Setelah meninjau langsung kondisi jalan, Bobby memastikan pemerintah akan mempercepat proses perbaikan Jalan Veteran. Tahap awal perbaikan direncanakan dilakukan sepanjang 200 meter.

Perbaikan tersebut masuk dalam anggaran tambahan yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bobby menegaskan percepatan pengerjaan bukan semata karena jalan tersebut viral di media sosial.

“Namun saya bilang, bukan karena viral tapi Pak Presiden berikan anggaran kepada pemerintah provinsi. Jadi kita masukkan (perbaikan jalan) dan ditambah viral, jadi saya minta lagi dipercepat pekerjaannya,” ujarnya.

Selain memperbaiki bagian yang rusak, pemerintah juga berencana memperlebar jalan tersebut hingga 14 meter. Material yang digunakan bukan hanya aspal, tetapi konstruksi beton.

“Kita perbaikan jalan rusaknya pendek ya 200 meter. Tapi lebar akan kita tambah 14 meter. Dan ini bukan dari aspal tapi di beton,” kata Bobby.

Drainase Jadi Kunci Agar Jalan Tidak Cepat Rusak

Bobby juga menyoroti persoalan drainase di sekitar Jalan Veteran. Menurutnya, perbaikan badan jalan tidak akan maksimal apabila saluran air tetap tersumbat.

Baca Juga :  Jalan Cepu-Randublatung Rusak Parah, Benarkah Harus Menunggu Prioritas Ekonomi?

Ia meminta pemerintah kota segera membersihkan saluran drainase yang tertutup di sepanjang kawasan tersebut.

“Saya minta dari wali kota dulu paret dibersihkan, percuma jalan diperbaiki tapi aliran drainase tertutup semua. Karena sudah ditutup masyarakat semua ini,” jelas Bobby.

Menurut dia, pembersihan drainase akan dilakukan di sisi kanan dan kiri jalan dengan total panjang sekitar 24 kilometer. Pemerintah juga berencana mengganti saluran tersebut menggunakan U-Ditch pada tahun berikutnya.

Gotong Royong Warga Jadi Pengingat Masalah Infrastruktur Dasar

Aksi warga memperbaiki Jalan Veteran menunjukkan bahwa kerusakan infrastruktur dasar dapat langsung memengaruhi aktivitas masyarakat. Jalan yang berlubang bukan hanya menghambat perjalanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan mengganggu kegiatan ekonomi warga.

Respons pemerintah setelah aksi warga mendapat perhatian publik menjadi momentum untuk memastikan perbaikan tidak berhenti pada penanganan permukaan jalan. Perbaikan konstruksi dan sistem drainase menjadi faktor penting agar jalan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Dengan rencana betonisasi, pelebaran jalan, serta pembenahan drainase, pemerintah berharap persoalan Jalan Veteran dapat diselesaikan secara lebih permanen setelah sebelumnya bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *