AkalMerdeka.id - Huawei resmi meluncurkan Huawei Watch GT7 Series di Indonesia pada Rabu (7/10), dengan harga mulai Rp3,99 juta. Seri jam tangan pintar ini terdiri atas Huawei Watch GT 7 berukuran 41 mm dan 46 mm serta Huawei Watch GT 7 Pro berukuran 46 mm, yang menawarkan perbedaan dari sisi material, sensor kesehatan, dan fitur olahraga.
Perbedaan tersebut membuat kedua model menyasar kebutuhan pengguna yang tidak sepenuhnya sama. Huawei Watch GT 7 menawarkan sejumlah fitur pemantauan kesehatan dan aktivitas harian, sedangkan varian Pro dibekali material premium serta fitur tambahan untuk olahraga tertentu.
Harga Huawei Watch GT7 dan GT 7 Pro di Indonesia
Huawei Watch GT 7 dipasarkan dengan harga mulai Rp3,99 juta hingga Rp4,39 juta. Sementara itu, Huawei Watch GT 7 Pro dibanderol Rp5,49 juta.
Perbedaan harga tersebut berjalan beriringan dengan sejumlah pembeda pada spesifikasi. GT 7 tersedia dalam dua pilihan ukuran, yakni 41 mm dan 46 mm, sedangkan GT 7 Pro hadir dalam ukuran 46 mm.
Perbedaan Layar dan Material
Kedua varian Huawei Watch GT 7 menggunakan layar AMOLED dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Untuk model 46 mm, layarnya berukuran 1,47 inci dengan resolusi 466 x 466 piksel. Adapun model 41 mm menggunakan layar 1,32 inci dengan resolusi yang sama.
Huawei Watch GT 7 Pro memiliki pembeda pada material bodi dan pelindung layarnya. Model ini menggunakan titanium alloy, bezel nano-tech ceramic, serta kaca safir.
Material tersebut menjadi salah satu pembeda utama GT 7 Pro dibandingkan GT 7. Namun, informasi spesifikasi yang tersedia belum cukup untuk menyimpulkan perbedaan ketahanan kedua model berdasarkan pengujian pemakaian langsung.
Sensor Kesehatan dan Fitur Olahraga
Huawei Watch GT 7 ukuran 41 mm dan 46 mm dilengkapi sensor detak jantung optik, akselerometer, giroskop, magnetometer, barometer, sensor suhu, dan sensor cahaya sekitar. Perangkat ini juga mendukung NFC, Bluetooth 6.0, serta sistem penentuan posisi GNSS dengan GPS dual-band.
GT 7 Pro menambahkan sensor ECG atau elektrokardiogram dan depth sensor. Huawei juga menyebut jam tangan ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk Smart Golf Insights, peta lapangan ski, pemantauan trail running, analisis performa bersepeda, serta fitur freediving hingga kedalaman 40 meter.
Untuk pemantauan aktivitas, Huawei Watch GT 7 Series turut membawa Physical Readiness Score dan analisis latihan berbasis kecerdasan buatan atau AI. Fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna memantau kesiapan fisik dan mengevaluasi aktivitas latihan.
Meski demikian, manfaat setiap fitur dapat bergantung pada cara penggunaan dan kondisi pengguna. Informasi spesifikasi dari produsen juga tidak dengan sendirinya menjadi bukti bahwa hasil pengukuran selalu akurat dalam semua situasi.
Perbandingan Daya Tahan Baterai
Daya tahan baterai menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan sebelum memilih model. Huawei mengklaim Watch GT 7 ukuran 46 mm dapat bertahan hingga 21 hari dalam penggunaan ringan dan hingga 12 hari dalam penggunaan normal.
Untuk ukuran 41 mm, daya tahan yang diklaim mencapai 14 hari dalam penggunaan ringan dan tujuh hari dalam penggunaan normal. Angka tersebut merupakan klaim Huawei, sehingga pemakaian nyata dapat berbeda sesuai pengaturan, intensitas penggunaan fitur, dan aktivitas pengguna.
Huawei Watch GT 7 Series juga menggunakan Sunflower Positioning System dan algoritma AI-XDR untuk membantu meningkatkan akurasi pelacakan rute. Kedua teknologi ini melengkapi fitur olahraga dan pemantauan aktivitas yang tersedia pada seri tersebut.
Dengan harga Rp3,99 juta hingga Rp4,39 juta untuk GT 7 dan Rp5,49 juta untuk GT 7 Pro, calon pembeli dapat membandingkan ukuran, kebutuhan olahraga, material, serta sensor tambahan sebelum menentukan pilihan.