PLN Tambah Jabatan Wadirut, Ini Susunan Direksi Terbaru

AkalMerdeka.id – PT PLN (Persero) melakukan perubahan struktur kepemimpinan dengan menambah jabatan Wakil Direktur Utama (Wadirut) dalam susunan direksi terbaru. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan dan keberlanjutan transformasi di tengah tantangan industri ketenagalistrikan yang terus berkembang.
Penambahan struktur baru ini menjadi salah satu perubahan penting dalam susunan pimpinan PLN. Selain mempertahankan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama, perusahaan juga menetapkan Yusuf Didi Setiarto sebagai Wakil Direktur Utama.
PLN Tambah Jabatan Wadirut dalam Struktur Direksi Baru
PLN menyebut perubahan tersebut dilakukan untuk memperkuat langkah perusahaan dalam menghadapi dinamika industri energi dan mendukung target pembangunan nasional.
Perusahaan menilai kebutuhan pengambilan keputusan yang semakin kompleks membutuhkan penguatan koordinasi di tingkat manajemen.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya.
“Segenap insan PLN menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Direksi yang telah mengakhiri masa tugasnya atas dedikasi, kontribusi, serta pengabdian yang diberikan dalam mendorong transformasi perusahaan, memperkuat kinerja korporasi, meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, dan mendukung agenda transisi energi nasional,” ujar Gregorius.
PLN juga menyampaikan harapan terhadap jajaran baru yang mendapat amanah memimpin perusahaan.
“Perseroan meyakini bahwa pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan yang dimiliki akan semakin memperkuat langkah PLN dalam menjalankan mandat penyediaan tenaga listrik yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Gregorius.
Susunan Direksi Terbaru PLN
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Direktur Utama | Darmawan Prasodjo |
| Wakil Direktur Utama | Yusuf Didi Setiarto |
| Direktur Legal dan Manajemen Human Capital | Nurlely Aman |
| Direktur Keuangan | Sulistyo Biantoro |
| Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis | Rakhmad Dewanto Haris J. |
| Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan | Suroso Isnandar |
| Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan | Edwin Nugraha Putra |
| Direktur Retail dan Niaga | M. Fahrur Rozy |
| Direktur Manajemen Risiko | Denny Triyanto |
| Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem | Daniel Karmel Fernando Tampubolon |
| Direktur Manajemen Pembangkitan | Rizal Calvary Marimbo |
| Direktur Distribusi | Arsyadany G. Akmalaputri |
Apa Fungsi Penambahan Wadirut ?
Penambahan posisi Wakil Direktur Utama bukan sekadar perubahan struktur organisasi.
Di perusahaan besar seperti PLN, posisi tersebut dapat memperkuat koordinasi antardirektorat yang memiliki tanggung jawab berbeda, mulai dari pembangkitan, distribusi, pengembangan bisnis, hingga transisi energi.
Industri ketenagalistrikan saat ini juga menghadapi perubahan besar.
- Peningkatan kebutuhan listrik nasional.
- Pengembangan energi baru terbarukan.
- Transformasi teknologi dan digitalisasi.
- Target pengurangan emisi karbon.
Penyesuaian struktur organisasi sering dilakukan perusahaan besar untuk memastikan pengambilan keputusan berjalan lebih cepat dan lebih terintegrasi.
Bagi PLN, langkah ini juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan transformasi perusahaan sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung agenda energi nasional.





