Komisi III Desak Bank Mandiri Buka Rekening Botok Hari Ini

Komisi III Desak Bank Mandiri Buka Rekening Botok Hari Ini
Rekening Mandiri milik aktivis asal Pati mas Botok di blokir

AkalMerdeka.id – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Bank Mandiri segera membuka kembali rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok yang sebelumnya mengalami penundaan transaksi. Desakan itu disampaikan dalam jumpa pers bersama Bank Mandiri dan Polda Metro Jaya, Rabu (26/8), karena dana dalam rekening tersebut disebut akan digunakan untuk kebutuhan logistik aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8).

Habiburokhman meminta proses pengaktifan kembali rekening dilakukan secepatnya. Menurut dia, jika memungkinkan, pembukaan rekening dapat dilakukan pada hari yang sama dengan pernyataan tersebut.

Komisi III Minta Rekening Botok Segera Dibuka

Habiburokhman menyampaikan desakan tersebut setelah mendengar bahwa rekening Botok masih mengalami penundaan transaksi. Kondisi itu menjadi perhatian karena rekening tersebut disebut berkaitan dengan kebutuhan logistik massa yang akan mengikuti aksi pada 27 Agustus.

“Pokoknya segera, maksudnya kalau bisa hari ini, hari ini, ya,” tegas Habiburokhman.

Desakan tersebut kemudian mendapat respons dari Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Riduan. Ia memastikan bank akan menindaklanjuti arahan dan permintaan yang disampaikan Komisi III DPR RI serta jajaran Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Prabowo Naikkan Tukin Pegawai Kemenhan dan Prajurit TNI, Ini Alasan di Balik Kebijakannya

Riduan menegaskan Bank Mandiri tetap memegang kepercayaan nasabah dalam menjalankan layanan perbankan. Ia juga memastikan rekening milik Botok akan segera dipulihkan.

“Kami akan menindaklanjuti apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin disampaikan untuk dilakukan penundaan transaksi,” ungkap Riduan.

Bank Mandiri Siap Pulihkan Rekening

Pernyataan Bank Mandiri tersebut menjadi perkembangan baru dalam polemik pemblokiran rekening Botok. Bank menyatakan pengaktifan kembali dilakukan mengikuti arahan dan permintaan yang disampaikan dalam pertemuan bersama Komisi III dan Polda Metro Jaya.

Riduan sebelumnya menyampaikan bahwa Bank Mandiri selalu memegang kepercayaan nasabah. Sikap tersebut disampaikan dalam jumpa pers pada Rabu (26/8) bersama Komisi III DPR RI dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri.

Dengan adanya komitmen tersebut, rekening Botok yang sebelumnya mengalami penundaan transaksi diarahkan untuk segera kembali aktif. Namun, waktu pelaksanaan pengaktifan kembali tetap menjadi tindak lanjut Bank Mandiri atas arahan yang diterima.

Polda Metro Jaya Tegaskan Praduga Tak Bersalah

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menegaskan pihaknya akan menangani kasus tersebut secara profesional. Ia juga menyatakan prosesnya tetap menerapkan asas praduga tak bersalah.

Baca Juga :  Polemik Mobil Fortuner dan Alat Pelacak, Ini Klarifikasi Tiyo Ardianto

Penegasan tersebut menjadi penting karena pemulihan akses rekening tidak serta-merta menghapus proses penanganan perkara yang sedang berjalan. Polda Metro Jaya tetap menyatakan komitmennya menjalankan proses sesuai prinsip profesionalisme dan kepastian hukum.

“Kami menghargai setiap masukan dan pengawasan dari pimpinan serta anggota Komisi III sebagai bagian penting dalam menjaga profesionalisme, kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat,” tutur Asep.

Asep mengatakan pihaknya menghargai masukan dan pengawasan Komisi III DPR RI terhadap penanganan perkara tersebut. Sementara itu, Bank Mandiri telah menyatakan siap menindaklanjuti permintaan untuk mengaktifkan kembali rekening Botok.

Desakan pembukaan rekening muncul sehari sebelum aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8). Komisi III meminta proses tersebut segera dilakukan, sementara Bank Mandiri menyatakan akan menindaklanjuti arahan terkait pemulihan akses rekening.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *