TNI AL Kerahkan 2 KRI dan Pesawat Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, 30 Penumpang Selamat

TNI AL Kerahkan 2 KRI dan Pesawat Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, 30 Penumpang Selamat
KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Sumenep, AkalMerdeka.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu pesawat untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Dalam operasi tersebut, sebanyak 30 penumpang berhasil diselamatkan, sementara dua orang ditemukan meninggal dunia.

Komando Armada (Koarmada) RI bergerak setelah menerima informasi mengenai kebakaran kapal sekitar pukul 10.00 WIB. Pengerahan unsur laut dan udara dilakukan untuk mempercepat proses pencarian sekaligus memastikan seluruh korban dapat segera dievakuasi.

Koarmada RI Kerahkan Dua KRI dan Pesawat

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengatakan pihaknya langsung mengirim KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370 menuju lokasi setelah menerima laporan insiden.

“Koarmada RI segera mengerahkan KRI Nala-363, yang baru menyelesaikan latihan PASSEX bersama kapal perang China (PLA Navy) serta KRI Bung Hatta-370, yang tengah melaksanakan patroli menuju ALKI II,” kata Denih dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Selain dua kapal perang, Koarmada RI juga mengoperasikan pesawat udara NC 212-200 Avicor U-6206. Pesawat tersebut bertugas memantau kondisi dari udara sehingga tim di lapangan memperoleh gambaran situasi secara lebih menyeluruh dan dapat menentukan langkah evakuasi dengan lebih efektif.

Baca Juga :  Prabowo Naikkan Tukin Pegawai Kemenhan dan Prajurit TNI, Ini Alasan di Balik Kebijakannya

KRI Nala Evakuasi Korban ke Surabaya

Dalam operasi penyelamatan, KRI Nala-363 berhasil mengevakuasi 30 korban selamat serta dua korban meninggal dunia dari lokasi kebakaran.

Seluruh korban kemudian dibawa menuju Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di posko crisis center. Evakuasi cepat dinilai penting agar korban memperoleh pemeriksaan medis dan pendataan sesegera mungkin.

Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk mendukung jalannya operasi pencarian dan menjaga keamanan area hingga seluruh rangkaian operasi SAR dinyatakan selesai.

“Sementara itu, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan hingga operasi SAR dinyatakan selesai,” ujar Denih.

Operasi SAR Terus Dilanjutkan

Koarmada RI memastikan personel TNI AL akan tetap disiagakan selama proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain maupun kebutuhan dukungan di lokasi kejadian.

Denih menegaskan seluruh unsur yang diterjunkan akan terus menjalankan tugas kemanusiaan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Kebun Binatang Surabaya Kurangi Pakan, Satwa Kurus hingga Mati

“Prajurit Koarmada RI senantiasa siap bergerak dan bertindak tepat, serta mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, demi menyelamatkan setiap jiwa,” kata Denih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *