Real Madrid Resmi Pulangkan Jose Mourinho, Xabi Alonso Tersingkir Usai 7 Bulan

Real Madrid Resmi Pulangkan Jose Mourinho, Xabi Alonso Tersingkir Usai 7 Bulan

AkalMerdeka.id – Real Madrid resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru tim utama untuk musim panas 2026. Pelatih asal Portugal itu kembali ke Santiago Bernabeu setelah manajemen klub mengakhiri proyek bersama Xabi Alonso yang hanya bertahan sekitar tujuh bulan.

Keputusan ini menjadi salah satu langkah terbesar Los Blancos menjelang musim baru. Selain mengakhiri spekulasi mengenai kursi pelatih, penunjukan Mourinho juga menandai kembalinya sosok yang pernah membawa Real Madrid meraih sejumlah gelar pada periode pertamanya.

Jose Mourinho Kembali Tangani Real Madrid hingga 2029

Real Madrid mengumumkan Jose Mourinho sebagai pelatih kepala tim utama setelah dewan direksi klub menggelar rapat yang dipimpin Presiden Florentino Perez pada 11 Juni 2026.

Mourinho menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang membuatnya akan bertahan di Santiago Bernabeu hingga 30 Juni 2029.

“Dewan Direksi Real Madrid C.F., yang mengadakan rapat hari ini, Kamis, 11 Juni, dan dipimpin oleh Florentino Perez, telah menyetujui penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih kepala tim utama untuk tiga musim ke depan, hingga 30 Juni 2029.”

Sebelum menerima tawaran tersebut, Mourinho masih berstatus sebagai pelatih Benfica. Kini ia meninggalkan Portugal untuk memulai periode keduanya bersama klub ibu kota Spanyol itu.

Baca Juga :  Real Madrid Siap Tikung Barcelona untuk Dapatkan Julian Alvarez

Xabi Alonso Gagal Memenuhi Ekspektasi

Xabi Alonso datang ke Real Madrid pada awal musim 2025/2026 dengan harapan besar. Statusnya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan membuat banyak pihak menilai ia bisa menjadi proyek jangka panjang klub.

Namun perjalanan Alonso tidak berlangsung mulus. Performa tim dinilai kurang konsisten sepanjang musim, sementara laporan mengenai hubungan yang kurang harmonis dengan sejumlah pemain turut memperumit situasi di ruang ganti.

Kondisi tersebut membuat manajemen mulai mempertimbangkan perubahan. Setelah sekitar tujuh bulan menangani tim utama, Alonso akhirnya meninggalkan jabatannya.

Florentino Perez kemudian bergerak cepat dengan menjadikan Mourinho sebagai pilihan utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pelatih asal Spanyol tersebut.

Perez Tunjukkan Kepercayaan Penuh kepada Mourinho

Pengumuman Mourinho datang tidak lama setelah Florentino Perez kembali memenangkan pemilihan presiden klub. Dalam pemungutan suara yang mempertemukannya dengan pengusaha Enrique Riquelme, Perez memperoleh 65 persen suara anggota klub.

Kemenangan itu memastikan Perez tetap memimpin Real Madrid pada periode berikutnya. Dalam pidato setelah hasil pemilihan diumumkan, ia menyampaikan ambisi untuk menjaga posisi Madrid di level tertinggi sepak bola dunia.

Baca Juga :  Shin Tae Yong Dikabarkan Jadi Kandidat Pelatih Persija, Ini Faktor yang Menguatkan

Saat itu, Perez juga memberi sinyal kuat mengenai kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu.

“Kami sangat bangga memiliki stadion terbaik di dunia, pemain terbaik di dunia, dan kembalinya salah satu pelatih terbaik di dunia, Jose Mourinho. Real Madrid telah, sedang, dan akan terus menjadi milik para anggotanya,” ujar Perez.

Apa Arti Kepulangan Mourinho bagi Real Madrid?

Kepulangan Mourinho menunjukkan bahwa Real Madrid memilih pengalaman dan rekam jejak ketika menghadapi periode transisi. Setelah proyek bersama pelatih muda tidak berjalan sesuai harapan, klub tampaknya menginginkan sosok yang sudah memahami tekanan besar di Santiago Bernabeu.

Keputusan ini juga mengirim pesan bahwa target utama Madrid tetap sama, yakni bersaing memperebutkan trofi di setiap kompetisi. Dengan kontrak hingga 2029, Mourinho mendapat waktu yang cukup untuk membangun kembali fondasi tim sekaligus memenuhi ekspektasi tinggi para pendukung Los Blancos.

Anton Malenda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *