Khamzat Chimaev Tak Mau Baku Hantam di Luar Octagon Sebelum UFC 328

Akal Merdeka – Khamzat Chimaev menegaskan dirinya tidak ingin terlibat perkelahian di luar arena sebelum menghadapi Sean Strickland dalam laga utama UFC 328 di Prudential Center, Newark. Meski rivalitas keduanya terus memanas sepanjang pekan pertarungan, juara kelas menengah UFC itu mengaku hanya ingin menyelesaikan semuanya di dalam Octagon.
Khamzat Chimaev menjadi sorotan besar menjelang UFC 328 karena ketegangan personalnya dengan Sean Strickland berkembang sangat agresif. Namun di tengah situasi tersebut, Chimaev mengatakan dirinya sudah melewati fase emosional dalam dunia pertarungan profesional.
“Orang itu terlalu banyak bicara, tapi tidak akan terjadi apa-apa,” ujar Chimaev dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Adam Zubayraev.
Ia menambahkan bahwa semua emosi akan ditunjukkan ketika pertandingan resmi berlangsung, bukan di luar arena.
“Kami akan menunjukkan emosi di dalam kandang. Saya datang ke sini untuk menghasilkan uang,” lanjutnya.
Pernyataan itu muncul setelah banyak pihak khawatir rivalitas keduanya berpotensi memicu keributan sebelum UFC 328 dimulai.
Khamzat Chimaev Ingin Fokus pada Pertahanan Gelar UFC
Dalam konteks tersebut, Khamzat Chimaev menegaskan fokus utamanya saat ini adalah mempertahankan sabuk kelas menengah UFC untuk pertama kalinya.
Petarung berjuluk “Borz” itu merebut gelar setelah mengalahkan Dricus du Plessis melalui kemenangan mutlak di Chicago pada Agustus 2025. Kini UFC 328 menjadi kesempatan pertamanya tampil sebagai juara bertahan.
Secara faktual, Chimaev masih menjaga rekor sempurna sepanjang karier profesional MMA. Dominasi itu membuat dirinya berkembang menjadi salah satu nama terbesar UFC dalam beberapa tahun terakhir.
Yang menarik, Chimaev justru mencoba meredam ketegangan di luar arena meski Sean Strickland terus melontarkan komentar keras selama masa promosi pertarungan.
Ia berharap duel di Newark nanti berlangsung kompetitif tanpa menimbulkan masalah setelah pertandingan selesai.
“Saya harap kami tampil bagus, lalu pulih dengan baik juga. Semoga kami memberikan pertarungan hebat untuk penggemar,” kata Chimaev.
Namun pada praktiknya, suasana panas tetap sulit dihindari selama pekan UFC 328 berlangsung.
Rivalitas Sean Strickland dan Khamzat Chimaev Makin Memanas
Ketegangan antara kedua petarung memuncak saat sesi face off resmi UFC 328 di Newark. Dalam acara tersebut, Khamzat Chimaev dan Sean Strickland beberapa kali harus dipisahkan petugas keamanan.
Yang jadi sorotan, Chimaev sempat melepaskan tendangan ke arah kaki Strickland ketika keduanya berdiri saling berhadapan di atas panggung.
Situasi langsung berubah ricuh karena kedua petarung terus berteriak satu sama lain meski sudah dijauhkan oleh keamanan UFC.
Sean Strickland kemudian meluapkan kemarahannya lewat media sosial setelah acara selesai.

“Persis seperti yang saya harapkan dari seorang pengecut,” tulis Strickland di akun X miliknya.
Di sisi lain, Khamzat Chimaev terlihat santai setelah insiden tersebut. Ia bahkan mengunggah video sambil tertawa melalui Instagram Story beberapa saat kemudian.
Dalam perkembangan selanjutnya, kericuhan itu justru membuat perhatian publik terhadap UFC 328 semakin besar.
Dana White Sebut Duel UFC 328 Punya Kebencian Nyata
Presiden UFC Dana White mengakui rivalitas Khamzat Chimaev dan Sean Strickland memiliki tensi yang jarang terlihat dalam dunia MMA modern.
Menurut Dana White, pertarungan UFC 328 menjadi salah satu duel dengan kebencian paling nyata sejak rivalitas Conor McGregor melawan Khabib Nurmagomedov pada 2018.
“Dua petarung terbaik dunia yang benar-benar tidak saling suka,” ujar White.
Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana UFC memandang duel Chimaev dan Strickland bukan hanya soal perebutan sabuk kelas menengah.
Di sisi yang sama, penggemar MMA juga menunggu apakah tensi panas di luar arena akan benar-benar berubah menjadi pertarungan brutal saat keduanya masuk ke dalam Octagon pada Sabtu malam waktu setempat.





